Demo Pro-Palestina di Inggris, Polisi Tindak Pengguna Atribut Berbau Hamas dan Yel-yel Anti-Yahudi



Ketua Asosiasi Polisi dan Komisaris Kejahatan, Donna Jones menekankan perlunya langkah-langkah keamanan yang lebih besar terkait demonstrasi pro-Palestina untuk mengendalikan kerusuhan.

Diperkirakan lebih dari 10 ribu orang akan berpartisipasi dalam demo pro-Palestina di London.





“Menteri Dalam Negeri dan Perdana Menteri juga menegaskan kembali kekuatan perasaan mereka mengenai fakta bahwa orang-orang yang menggunakan bendera atau mengenakan pakaian atau masker tertentu yang menunjukkan dukungan terhadap Hamas sebenarnya merupakan pelanggaran berdasarkan hukum teroris, karena mereka adalah organisasi teroris terlarang,” kata Jones, seperti dikutip LBC News.

Selain itu, Jones mengatakan, polisi juga melarang nyanyian, yel-yel, atau slogan yang menimbulkan kebencian terhadap orang Yahudi.

“Kami harus sangat berhati-hati di Inggris. Kami tidak ingin memperburuk situasi,” ucapnya.

Aksi demonstrasi untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina tidak hanya dilakukan di Inggris.

Di Prancis, polisi menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membebaskan demonstran pada Jumat (13/10).

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  HUT RMOLJabar Bersama Yatim Piatu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *