Jangan Buru-buru Ingin Cepat Sampai



Dalam tinjauannya, Sigit mengecek fasilitas yang ada di pos terpadu dan pos pelayanan. Dari hasil pemeriksaan, sudah ada pemeriksaan tes urine dan pelayanan kesehatan bagi penumpang maupun sopir.

“Ada juga ruang pelayanan apabila ada keluhan dari masyarakat yang mungkin ada gangguan terkait kriminalitas,” kata Sigit.



Secara umum, lanjut Sigit, pengecekan ini menjadi penting lantaran wilayah Jawa Timur menjadi salah satu tujuan utama mudik. Ia juga berpesan agar pemudik untuk menjaga keselamatan berkendara, baik menggunakan pribadi maupun angkutan umum.

“Dari hasil evaluasi 2023 angka kecelakaan lebih tinggi dibanding wilayah lain, sehingga kita ingatkan untuk betul-betul menjaga keselamatan para pemudik baik menggunakan pribadi maupun angkutan,” jelasnya.

Tak hanya pemudik, dia juga meminta para petugas dan jajarannya untuk memastikan keamanan dan keselamatan wilayah-wilayah yang rawan kecelakaan.

“Diberikan sosialisasi, perhatikan rest area sehingga masyarakat yang capek bisa istirahat ataupun jangan buru-buru ingin cepat sampai menambah kecepatan dan akhirnya terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkapnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga berpesan agar dilakukan pengecekan ke para pengemudi yang membawa penumpang atau pemudik. Ia meminta pengemudi harus dalam keadaan sehat, prima dan tidak ada masalah yang terdampak pada saat mengemudikan kendaraannya.

“Ini mendekati hari H terus meningkat (pemudik). Kita minta seluruh petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik, sehingga layanan mudik 2024 bisa dilaksanakan dengan baik dan memberikan kenyamanan masyarakat khususnya melalui terminal di Jatim,” tutup Sigit.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Dibantu 60 Pakar, Prabowo Tatap Indonesia Emas 2045 Lewat 17 Program Prioritas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *