PT Timah Didemo Imbas Kinerja Tidak Capai Target



Dalam aksinya, massa yang mengatasnamakan diri dari Persatuan Pemuda Mahasiswa Tolak Korupsi memprotes kinerja PT Timah Industri karena dianggap tidak sesuai target.

Koordinator aksi, Abdul Imam mengklaim mengantongi data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penjualan Tin Chemical PT TI tahun 2019-2021 yang menanggung beban depresiasi atas idle capacity sebesar Rp 28 miliar.





“Informasi dari BPK, PT TI anak usaha dari PT Timah menanggung beban sebesar Rp28 miliar karena tidak optimal hingga negara rugi alias tidak balik modal,” tegas Imam.

Ia lantas menyinggung pernyataan Sekretaris Perusahaan PT Timah, Abdullah Umar yang beralasan, produksi PT Timah Industri belum memenuhi kapasitas terpasang sepanjang tahun 2019-2021.

Menurut Iman, alasan tersebut tidak logis karena pada dasarnya, setiap perusahaan memiliki Rancangan Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

“Makanya, tidak masuk diakal PT Timah Industri melakukan pekerjaan bisnis dengan modal banyak, tetapi rugi hingga Rp28 miliar,” paparnya.

Atas dasar itu, massa meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan memeriksa temuan BPK atas kerugian Tin Chemical yang dialami PT TI pada tahun 2019-2021.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  5 Sekolah terbaik di Palembang terbukti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *