Sudarnoto Abdul Hakim: Indonesia Perlu UU Anti-Islamofobia



Begitu yang disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sudarnoto Abdul Hakim pada “Refleksi Tahun 2023 dan Harapan Tahun 2024” di Aula Buya Hamka MUI, Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut pemaparan Guru Besar UIN Jakarta tersebut, Islamofobia telah muncul sejak zaman Nabi Muhammad dalam bentuk cercaan, bullying, pembatasan, boikot, tindakan kekerasan, termasuk memerangi umat Islam.





“Di antara tokoh pembenci Islam adalah Abu Jahal dan Abu Lahab,” kata Sudarnoto.

Dia menilai, faktor munculnya Islamofobia adalah karena agama, politik, dan ekonomi.

“Kemunculannya disebabkan karena ketakutan, kekhawatiran dengan kehadiran Islam di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Sudarnoto menekankan masukan pentingnya UU Anti-Islamofobia di Indonesia untuk menjaga umat Islam sekaligus masyarakat Indonesia.

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Pendidikan Politik Golkar Institute Bukan Sekadar Sertifikat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *