Dugaan Kasus Pelecehan Seksual, Miss Universe Putus Kontrak dengan PT Capella Swastika Karya

Tak Berkategori

Minggu, 13 Agustus 2023 – 14:16 WIB

JAKARTA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami finalis Miss Universe Indonesia 2023 terus menjadi perhatian luas. Terbaru, buntut dari kasus dugaan pelecehan seksual pada finalis Miss Universe Indonesia 2023, Sabtu 12 Agustus 2023, pemegang lisensi Miss Universe global, memutus kontrak lisensi Miss Universe Indonesia yang dipegang oleh PT Capella Swastika Karya milik Poppy Capella. 

Baca Juga :

Buntut Kisruh Body Check, Miss Universe Resmi Cabut Lisensi Indonesia dari Poppy Capella

“Organisasi Miss Universe telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pemegang franchise (Miss Universe) saat ini di Indonesia, PT Capella Swastika Karya dan National Directiornya, Poppy Capella,” demikian keterangan resmi dari organisasi Miss Universe dunia, mengutip dari akun instagram resmi Miss Universe. Scroll lebih lanjut ya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tindaklanjut terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa finalis MUID 2023. Diungkap organisasi terseut MUID 2023 telah melanggar kode etik yang telah ditetapkan pihaknya.

Baca Juga :

Angelina Sondakh Buka Suara Soal Miss Universe, Putri Indonesia Tak Ada Body Checking

“Mengingat berdasarkan apa yang telah kami pelajari terhadap kejadian yang terjadi di Miss Universe Indonesia, dengan jelas franchise ini tidak memenuhi memenuhi standar, etika, atau harapan dari kami sebagaimana yang tercantum dalam buku pegangan franchise dan kode etik kami,” ujar organisasi tersebut.

Baca Juga :

LPSK Siap Bantu Korban Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia 2023

Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah tidak menjadikan ajang tersebut sebagai tempat yang aman bagi wanita. Padahal organisasi Miss Universe sangat memprioritaskan hal tersebut.

“Menyediakan tempat yang aman bagi wanita adalah prioritas utama Organisasi Miss Universe dan khusus acara di kontes ini sangat bertentangan dengan semua yang kami perjuangkan sebagai sebuah organisasi,” tulis pernyataan organisasi tersebut lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya

Source : ist



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *